Program penyediaan air bersih bagi 12 desa di lereng Batur menjadi salah satu janji infrastruktur dasar terbesar di Bangli. The Bali Desk memantau realisasinya: berapa desa yang benar-benar teraliri, dan berapa biaya yang sungguh berkurang dari kantong warga.
Rincian dan Dampak
Sampai pemantauan terakhir, jaringan induk terpasang di sebagian ruas, sementara dua rumah pompa masih menunggu penyambungan daya.
Warga di tiga desa menyatakan masih membeli air tangki pada pekan-pekan kering.
Indikator yang kami pakai sederhana: jumlah sambungan rumah aktif dan pengeluaran air bulanan rumah tangga.
Pipa terpasang belum berarti air mengalir. Yang kami tunggu itu airnya, bukan pipanya.
— Warga desa di lereng Batur
Langkah Selanjutnya
Pembaruan berikutnya dijadwalkan pada awal musim kemarau mendatang.
Redaksi The Bali Desk akan terus memantau perkembangan isu ini dan memperbarui laporan begitu ada informasi resmi terbaru dari pihak terkait.