Aparat kepolisian membongkar jaringan penipuan investasi berkedok properti wisata di kawasan Bali selatan. Kerugian korban ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah dari ratusan investor di beberapa daerah.

Rincian dan Dampak

Pelaku menjanjikan imbal hasil tetap bulanan dari sewa vila yang ternyata belum dibangun.

Penyidik menyita dokumen, kendaraan, dan sejumlah rekening yang telah diblokir.

Korban diimbau melapor dengan membawa bukti transfer dan perjanjian tertulis.

Imbal hasil tetap di atas kewajaran hampir selalu menjadi tanda awal penipuan.
— Penyidik kepolisian yang menangani perkara

Langkah Selanjutnya

Penyidikan masih berlanjut untuk menelusuri kemungkinan tersangka lain di luar Bali.

Redaksi The Bali Desk akan terus memantau perkembangan isu ini dan memperbarui laporan begitu ada informasi resmi terbaru dari pihak terkait.