Operasional kapal cepat rute Sanur–Nusa Penida dihentikan sementara menyusul gelombang laut yang mencapai 2,5 meter di Selat Badung. Penghentian dilakukan demi keselamatan pelayaran setelah peringatan dini cuaca ekstrem diterbitkan.

Rincian dan Dampak

Sekitar 400 penumpang tertahan di Pelabuhan Sanur dan Kusamba, sebagian besar wisatawan domestik.

Operator menjanjikan pengembalian dana penuh atau penjadwalan ulang tanpa biaya tambahan.

Petugas menyiagakan posko di kedua pelabuhan dan membuka jalur komunikasi dengan penginapan di Nusa Penida untuk tamu yang batal kembali.

Keselamatan pelayaran tidak bisa dikompromikan. Kami buka kembali begitu tinggi gelombang turun di bawah batas aman.
— Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan setempat

Langkah Selanjutnya

Badan meteorologi memperkirakan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi selama tiga hari ke depan di perairan selatan Bali.

Redaksi The Bali Desk akan terus memantau perkembangan isu ini dan memperbarui laporan begitu ada informasi resmi terbaru dari pihak terkait.