Pemerintah Kabupaten Bangli menggulirkan program penyediaan air bersih bagi 12 desa di lereng Batur. Jaringan perpipaan sepanjang 26 kilometer dibangun untuk mengurangi ketergantungan warga pada pasokan tangki saat kemarau.
Rincian dan Dampak
Program menyasar sekitar 4.700 keluarga yang selama ini membeli air tangki pada musim kering.
Dibangun tiga reservoir baru dan dua rumah pompa dengan pemanfaatan tenaga surya.
Pengelolaan harian diserahkan kepada badan usaha milik desa dengan tarif yang disepakati dalam musyawarah.
Selama ini warga bisa habis ratusan ribu sebulan hanya untuk air. Itu yang kami potong.
— Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangli
Langkah Selanjutnya
Tahap pertama ditargetkan mengalirkan air ke lima desa sebelum kemarau berikutnya.
Redaksi The Bali Desk akan terus memantau perkembangan isu ini dan memperbarui laporan begitu ada informasi resmi terbaru dari pihak terkait.

